Tuesday, January 7, 2020

SISTEM KOMUNIKASI VOIP

BAB V
SISTEM KOMUNIKASI VOIP
Salah satu contoh VOIP berbasis open source adalah Briker. Briker merupakan inovasi terbaru dalam bidang komunikasi yang dikembangkan oleh Anton Raharja. Sama seperti VOIP Rakyat, Briker dikembangkan dengan basis open source.  Briker mulai dikembangkan sekitar pertengahan tahun 2008. 
Briker yaitu perangkat lunak untuk menjadikan komputer sebagai sentral telepon. aplikasi ini memudahkan komunikasi yang dibangun dengan basis open source. Briker dapat membuat server VoIP sendiri agar tercipta komunikasi dengan biaya hemat, selain itu Briker juga mendukung penuh terhadap voice dan video conference, sehingga kita bisa melakukan conference dengan membuat room sendiri untuk conference, salah satu yang menarik lagi dari Briker adalah dapat menciptakan LCR (Least Cost Routing)

Prinsip Kerja VOIP
             Cara atau Prinsip kerja dari VoIP adalah mengubah suara analog yang didapatkan dari speaker pada Komputer menjadi paket data digital, kemudian dari PC diteruskan melalui Hub/ Router/ ADSL Modem dikirimkan melalui jaringan internet dan akan diterima oleh tempat tujuan melalui media yang sama, Atau bisa juga melalui melalui media telepon diteruskan ke phone adapter yang disambungkan ke internet dan bisa diterima oleh telepon tujuan. Untuk Pengiriman sebuah sinyal ke remote destination dapat dilakukan secara digital yaitu sebelum dikirim data yang berupa sinyal analog diubah ke bentuk data digital dengan ADC (Analog to Digital Converter), kemudian ditransmisikan dan di penerima dipulihkan kembali menjadi data analog dengan DAC (Digital to Analog Converter). Begitu juga dengan VoIP, digitalisasi voice dalam bentuk packets data, dikirimkan dan di pulihkan kembali dalam bentuk voice di penerima. Format digital lebih mudah dikendaika, dalam hal ini dapat dikompresi, dan dapat diubah ke format yang lebih baik dan data digital lebih tahan terhadap noise daripada analog. Bentuk paling sederhana dalam sistem VoIP adalah dua buah komputer terhubung dengan internet. Syarat-syarat dasar untuk mengadakan koneksi VoIP adalah komputer yang terhubung ke internet, mempunyai sound card yang dihubungkan dengan speaker dan mikropon. Dengan dukungan software khusus, kedua pemakai komputer bisa saling terhubung dalam koneksi VoIP satu sama lain. Bentuk hubungan tersebut bisa dalam bentuk pertukaran file, suara, gambar. Penekanan utama dalam VoIP adalah hubungan keduanya dalam bentuk suara.

Cara kerja IPPBX

Sebuah sistem IP PBX terdiri dari satu atau lebih telepon SIP, server IP PBX dan secara opsional VOIP Gateway untuk terhubung ke jalur PSTN yang ada. Fungsi PBX IP server mirip dengan cara kerja proxy server: klien SIP, baik berupa software (softphone) atau perangkat keras berbasis ponsel, mendaftar ke server IP PBX, dan ketika mereka ingin membuat panggilan mereka meminta IP PBX untuk melakukan panggilan. IP PBX memiliki daftar semua ponsel / pengguna dan alamat yang sesuai dengan SIP mereka dan dengan demikian dapat menghubungkan panggilan internal atau rute panggilan eksternal baik melalui gateway VOIP atau penyedia layanan VOIP.
1. Media Gateway Controller (MGC) atau Call Agent
MGC atau Call Agent adalah elemenutama softswitch, berfungsi untuk mengontrol semua sesi layanan dan komunikasi, mengatur interaksi elemen-elemen jaringan yang lain, dan menjembatani jaringan dengan karakteristik yang berbeda, yakni termasuk PSTN, SS7, dan jaringan IP.

2. Signalling Gateway (SG)
Signalling gateway (SG) menciptakan suatu jembatan antara jaringan SS7 dengan jaringan IP dibawah kendali dari MGC.SG hanya menangani pensinyalan SS7,sedangkan MGC menangani sirkit suara yang telah dibangun oleh mekanismepensinyalan SS7.

3. Media Gateway (MG)
Media gateway berfungsi sebagai elemen transport untuk merutekan trafik dalam jaringan softswitch dan juga mengirim atau menerima trafik dari jaringan lain yang berbeda, seperti PSTN,PLMN, VoIP H.323, dan jaringan akses pelanggan. Media gateway terbagi menjadi trunk gateway dan access gateway
• Trunk gateway adalah media gateway yang menjalankan fungsi media bagi softswitch class 4, yaitu merutekan trafik dari jaringan PSTN/PLMN (jaringan mobile).Trunk gateway akan melakukan proses konversi terhadap format transmisi jaringan terhubung yang berbeda beda, baik format sinyalt rafik maupun signalling atau protokolnya.

• Access gateway adalah media gateway yang menjalankan fungsi media bagi softswitch class 5 untuk menghubungkan softswitch dengan jaringan korporasi atau terminal pelanggan (CPE).

4. Media Server
Media server melaksanakan fungsinya yakni, untuk memperkaya softswitch dengan kemampuan media. Jika diperlukan, ini akan mendukung digital signal processing (DSP). Misalnya yakni untuk menanggapi respon suara, tugas itu akan dilakukan oleh media serverMedia Video juga akan dilayani oleh suatu Media Server manakala bisa diterapkan.Media akses adalah media yang digunakan oleh jaringan softswitch untuk menjangkau pelanggan. Media akses dapat menggunakan cable modem, leasedcircuit, v.52, DSL, HFC, dan radio akses.

5. Feature Server
Untuk Menyediakan fasilitas atau layanan seperti billing, multi-partyconferencing, dll. Feature server menggunakan sumber daya dan layanan yang terkait dengan komponen yang lain pada softswitch tersebut. Contoh :gatekeeper, dll.

6. Operating support system (OSS)
Adalah elemen jaringan yang berfungsi untuk mendukung operasi dan pemeliharaan jaringan, seperti managemen jaringan, provisioning, billing, monitoring,statistik, dll.


5. Media gateway terbagi menjadi dua, yaityu trunk gateway dan access gateway
     a. Trunk Gteway adalah media gateway yang menjalankan fungsi media bagi softswitch class 4,             yaitu merekrutkan traffic dari jaringan PSTN/PLMN (jaringan mobile). Trunk Gateway akan               melakukan proses konversi terhadap format transmisi jaringan terhubung yang berbeda beda,               baik format sinyal trafik maupun signalling atau protokolnya.
     b. Access Gateway adalah media gateway yang menjalankan fungsi media bagi softswitch class               5 untuk menghubungkan softswitch dengan jaringan korporasi atau terminal pelanggan (CPE)
6.  Beberapa komponen yang harus ada dalam VoIP, yaitu sebaga berikut.
      a. Protocol                   d. SoftPhone (Software)
      b. VoIP Server             e. VoIP
      c. Softswitch
7.  Beberapa Layanan VoIP, yaitu sebagai berikut.
      a. Computer to Computer
      b. Computer to Phone
      c. Phone to Computer
      d. Phone to Phone
8.  Quality of Service (QoS)
     Quality of Service (QoS) didefinisikan sebagai suatu pengukuran tentang seberapa baik jaringan.         QoS merupakan suatu usaha untuk mendefinisikan karakteristik dan sifat dari suatu layanan
9.  Parameter parameter performansi dari jaringan IP adalah sebagai berikut.
      a. Delay
      b. Jitter
      c. Packet Loss
      d. Throughput
10. Perbandingan seluruh paket IP yang hilang dengan seluruh paket IP yang dikirimkan atara pada          source dan destination. Salah satu penyebab paket loss adalah antrian yang melebihi kapasitas            buffer pada setiap node. Beberapa penyebab terjadinya paket loss, yaitu sebagai berikut.
      a. Congestion disebabka terjadinya antrian yang berlebihan dalam jaringan
      b. Node yang bekerja melebihi kapasitas buffer
      c. Memori yang terbatas pada node
      d. policing atau control terhadap jaringan untuk memastikan bahwa jumlah traffic yang mengalir            sesuai dengan besarnya bandwidth. Jika besarnya traffic yang mengalir di dalam jaringan me-              lebihi dari kapasitas bandwidth yang ada maka policing control akan membuang kelebihan                  traffic yang ada.      

SISTEM KOMUNIKASI VOIP

BAB V SISTEM KOMUNIKASI VOIP Salah satu contoh VOIP berbasis open source adalah Briker. Briker merupakan inovasi terbaru dalam bidang k...